MUDIK

  1. Mudik adalah Tradisi Tahunan yang dilakukan penduduk muslim Indonesia setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.
  1. Tradisi Mudik ini pada dasarnya selaras dengan tuntunan ajaran Islam.

 

أفمن يعلم أنما أنزل إليك من ربك الحق كمن هو أعمى إنما يتذكر أولوا الألباب    الذين يوفون بعهد الله ولا ينقضون الميثاق   والذين يصلون ما أمر الله به أن يوصل ويخشون ربهم ويخافون سوء الحساب  والذين صبروا ابتغاء وجه ربهم وأقاموا الصلاة وأنفقوا مما رزقناهم سرا وعلانية ويدرؤون بالحسنة السيئة أولئك لهم عقبى الدار  جنات عدن يدخلونها ومن صلح من آبائهم وأزواجهم وذرياتهم والملائكة يدخلون عليهم من كل باب

 

Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran, (yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian, dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk. Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang shaleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu.  (Q.S. Al-Ra’du (13) : 19-23)

من كان يؤمن بالله واليوم الاخر فليصل رحمه         متفق عليه 

 

  1. Agar antara tujuan dan prakteknya mudik selaras, hendaknya ada beberapa hal yang harus diperhatikan :
  1. Murnikan niat semata untuk silatur rahmi, terutama bagi yang masih memiliki orang tua.
  1. Niatkan pula silatur rahmi itu sebagai bentuk bakti kepada orang tua.
  1. Jangan membuat repot orang tua.

وإذ أخذنا ميثاق بني إسرائيل لا تعبدون إلا الله وبالوالدين إحسانا وذي القربى واليتامى والمساكين وقولوا للناس حسنا وأقيموا الصلاة وآتوا الزكاة ثم توليتم إلا قليلا منكم وأنتم معرضون.                                     البقرة  (2) : 83

 

واعبدوا الله ولا تشركوا به شيئا وبالوالدين إحسانا وبذي القربى واليتامى والمساكين والجار ذي القربى والجار الجنب والصاحب بالجنب وابن السبيل وما ملكت أيمانكم إن الله لا يحب من كان مختالا فخورا.       النساء (4) :36

 

 

  1. Jauhkan diri dari sifat riya. (Pamer harta dan kesuksesan)

اعلموا أنما الحياة الدنيا لعب ولهو وزينة وتفاخر بينكم وتكاثر في الأموال والأولاد كمثل غيث أعجب الكفار نباته ثم يهيج فتراه مصفرا ثم يكون حطاما وفي الآخرة عذاب شديد ومغفرة من الله ورضوان وما الحياة الدنيا إلا متاع الغرور.  الحديد  (57) :20

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada adzab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.    

 

  1. Jangan memaksakan diri jika keadaan tidak memungkinkan. Baik faktor perjalanan maupun finansial.

Mudik (silatur rahmi) sedapat mungkin dilakukan sesering mungkin dan tidak terfokus pada Hari Raya. Terutama bila masih ada orang t